Detail Cantuman Kembali
residu kandungan amonia pada glukosamin dan kondroitin hasil ekstrak dari tulang hiu (Prionace glauca)
Tulang rawan hiu diketahui memiliki kandungan amonia serta memiliki kandungan glukosamin dan kondroitin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui residu kandungan amonia yang terendah pada glukosamin kondroitin hasil ekstrak tulang hiu (Prioance glauca). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Beberapa sampel yang diujikan meliputi tepung tulang yang di ekstrak dengan larutan dapar amonium karbonat 2 M; 0,1 M, asam asetat pH 4,5 dan perebusan menggunakan tulang hiu segar dan air dengan penambahan jahe meliputi AJTS I (Air Jahe Tulang Segar I ), AJTS II (Air Jahe Tulang Segar II ), AJTS III ( Air Jahe Tulang Segar III ) dan dengan cara penyeduhan AJTT (Air Tepung Jahe dan Tepung Tulang). Pengujian kandungan glukosamin dan kondroitin menggunakan High Performance Liquid Chormotography (HPLC) dan pengujian kandungan amonia menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian diketahui residu amonia terendah pada perlakuan hasil freeze drying dari ekstraksi tulang hiu (Prionace glauca) menggunakan larutan dapar amonium karbonat 0,1 M. Kandungan glukosamin dan kondroitin pada hasil freeze drying dari perlakuan tersebut adalah 2,008 g/100 gram dan 0,975 g/100 gram.
Imaniar Fitria Setyawati - Personal Name
Titiek Indhira Agustin, S.Pi., M.P. - Personal Name
Mahmiah, S.Si., M.Si - Personal Name
Titiek Indhira Agustin, S.Pi., M.P. - Personal Name
Mahmiah, S.Si., M.Si - Personal Name
625.16.12 Ima r
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2016
Surabaya
xi, 119 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







